Sabtu, 13 Februari 2010

SIAPA YANG MENGENAL DIRINYA DIA AKAN MENGENAL TUHANYA

Siapa yang mengenal dirinya dia akan mengenal Tuhanya.
Untuk mengenal tuhan maka harus mengenal siapa dirinya, kita adalah bagian dari alam (makhluk/yang diciptakan). Tentu makhluk sangata berbeda dengan Kholiknya (penciptanya). Maka mutlak siapa yang ingin dekat dengan kholik harus mengenalNya dan untuk mengenal Nya harus mengenal yang namanya alam dan sifat-sifatnya alam.
Setiapa manusia punya pandangan tersendiri tentang tuhan. Ada yang berpendapat bahwa Tuhan adalah adalah sifat; Maka ketika sifat ketuhanan itu menempel pada batu, yang disembah adalah batu dan batu tersebut diyakininya sebagai tuhan. atau ketika sifat ketuhanan itu menempel pada seseorang maka orang yang ditemepeli sifat tuhan itu akan dianggap sebagai tuhan.
Namun tidaklah demikian adanya, Tuhan adalah Dzat yang bersifat. dan yang menganggap tuhan itu suatu hal yang tidak masuk akal. Sebab tidak mukin ada sifat yang wujud tanpa adanya dzat. begitu pula dzat yang wujud itu pasti bersifat. antara dzat dan sifat suatu hal yang tidak bisa terpisahkan. Bila ada dzat pasti ada sifat.
Dzat  contohnya adalah : Batu, kayu, bintang rembulan, aras, langit
Sifat contohnya adalah: panjang, pendek, besar, kecil, tinggi rendah dan lain sebagainya.
Tuhan adalah Dzat yang bersifat.
Maha suci Allah dari segala sifat-sifat makhluk Nya.